Gelar Forum RPJMD 2025-2029, Wabup Emanuel Kemong “Harus Perhatikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”

Foto Bersama Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong Saat Kegiatan RPJMD.

TIMIKA, Tambelopapua.com-

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar kegiatan forum perangkat daerah penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mimika Tahun 2025-2029.

Forum ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menyusun dokumen RPJMD yang berkualitas dan dapat menjadi acuan bagi pembangunan di Kabupaten Mimika.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dalam sambutannya mengatakan, Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD Tahun 2025-2029 ini diharapkan bisa selaras dan disusun dengan mempertimbangkan berbagai kebijakan nasional.

“Jadi, dalam dokumen RPJMD juga harus memperhatikan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGS),  serta merespon berbagai dinamika global, nasional, dan lokal, termasuk tantangan perubahan iklim, deglobalisasi, serta transformasi digital yang mempengaruhi struktur ekonomi dan sosial masyarakat, “katanya.

Dalam konsultasi publik penyusunan dokumen rancangan awal RPJMD tahun 2025-2029, dihadapkan hasil perumusan visi dan misi kabupaten mimika yang menjadi pedoman utama dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang ada di tingkat lokal, nasional, dan global.

“Kami berharap agar kegiatan ini dapat menjadi instrumen strategis sesuai dengan visi pembangunan kabupaten mimika yang berkelanjutan, inklusif, dan sejahtera bagi semua,”katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika, Ir Yohana Paliling, memimpin forum perangkat daerah dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dan stakeholder terkait, termasuk DPRK, OPD teknis, akademisi, perusahaan, media massa, lembaga adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.

Yohana menjelaskan bahwa tujuan forum ini adalah untuk menghimpun aspirasi dan harapan masyarakat Mimika serta memperkaya dan menyempurnakan dokumen RPJMD. Ia berharap bahwa dengan kerja sama dan koreksi bersama, dokumen RPJMD dapat disusun dengan lebih baik dan akuntabel.

Dalam proses penyusunan RPJMD, pemerintah daerah didampingi oleh nara sumber dan tim ahli dari Universitas Brawijaya-Malang dan Universitas Cenderawasih-Jayapura. Mereka membantu memastikan bahwa RPJMD disusun dengan mempertimbangkan keberpihakan pemerintah bagi masyarakat Orang Asli Papua.

Targetnya, dokumen RPJMD 2025-2029 diharapkan sudah rampung dan ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda) sebelum September. Yohana berharap bahwa dengan dokumen RPJMD yang baik, pembangunan di Kabupaten Mimika dapat berjalan dengan lebih terarah dan efektif, “pungkasnya. (Lan)

You cannot copy content of this page