Dua PLT Kadistrik Mimika Gunung dan Mimika Utara, Pastikan 21 Kampung Persiapan Sepanjang Jalan Trans Timika-Deyai

Dua PlT Kepala Distrik Mimika Gunung Dan Mimika Utara Mengecek 21 Kampung persiapan Di Jalan Trans Timika-Deyai.(FOTO/tambelopapua.com)

TIMIKA|Pemerintah Kabupaten Mimika resmi menunjuk dua kepala distrik untuk menjalankan tahapan persiapan pemekaran kampung di wilayah Mimika Gunung dan Mimika Utara. Penunjukan ini dilakukan langsung oleh Bupati Mimika, di jalan trans Nabire, Timika, Papua Tengah, pada Senin, 3 November 2025.

Plt Kepala Distrik Mimika Utara, Jerry Diwitau S.IP.M.Sos, menjelaskan bahwa dirinya bersama rekannya Primus Wamuni, SE. Yang dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Distrik Mimika Gunung telah menerima amanah dari Bupati untuk memimpin proses awal penataan wilayah.

“Hari ini (3/11) saya bersama rekan saya telah bertemu langsung dengan masyarakat, sepanjang jalan trans nabire-deyai guna memastikan kesiapan awal pembentukan 21 kampung nantinya,”terang Jery.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua Lemasmos Alpius Diwitau, Ketua Klasis Persiapan Duma Alpius Magai, serta sejumlah tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan. Mereka bersama-sama melakukan verifikasi lapangan terhadap 21 kampung persiapan yang telah diusulkan untuk dimekarkan.

“Kami sudah memastikan bahwa 21 kampung yang disiapkan benar-benar layak dimekarkan. Saat ini kami masih dalam tahap persiapan, verifikasi data, dan peninjauan lapangan untuk memastikan kelayakan administrasi dan kesiapan masyarakat,” ujar Jerry Diwitau.

Ia menambahkan, pihaknya bersama tim akan menyerahkan seluruh dokumen hasil verifikasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) kabupaten Mimika dalam dua hari ke depan untuk dilakukan kajian lanjutan.

Jerry juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Mimika atas kepercayaan yang diberikan kepada mereka untuk turun langsung ke lapangan. Menurutnya, semangat dan antusiasme masyarakat di kampung-kampung yang dikunjungi sangat tinggi dan berharap proses pemekaran dapat segera terealisasi.

“Masyarakat sudah lama menantikan pemekaran ini. Kehadiran langsung Bupati dan penentuan nama-nama kampung serta kepala kampung menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan, pemekaran kampung diharapkan dapat mempercepat pemerataan pembangunan dan pelayanan pemerintah hingga ke wilayah perbatasan yang selama ini sulit dijangkau.

“Harapan kami, dengan pemekaran ini, masyarakat di kampung-kampung baru bisa menikmati pelayanan pemerintah seperti kampung lainnya di Kabupaten Mimika,” tutup Jerry Diwitau. (rayar)

You cannot copy content of this page