Biak Numfor Jadi Tumpuan Pertahanan Udara Timur, TNI AU Mulai Bangun Markas Modern

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Markas Batalyon Artileri Pertahanan Udara 31.(FOTO/tambelolapua.com)

BIAK| Upaya penguatan dan modernisasi pertahanan nasional di wilayah timur Indonesia memasuki babak baru. TNI Angkatan Udara (AU) resmi memulai pembangunan Markas Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 31 Pasgat dan Detasemen Matra 3 Pasgat di Kabupaten Biak Numfor pada Rabu (19/11/2025).

Pembangunan dua satuan baru ini disebut sebagai investasi besar untuk masa depan bangsa dan komitmen nyata negara dalam melindungi kedaulatan wilayah udara nasional.

Acara peletakan batu pertama, yang dihadiri oleh Panglima Divisi Arhanud Marsma TNI Ari Ismanto, mewakili Panglima Korpasgat Marsda TNI Deni Muis, menandai dimulainya era baru pertahanan di Biak.

Panglima Korpasgat, dalam sambutan tertulisnya, menekankan betapa krusialnya keberadaan satuan Arhanud modern. Hal ini didasari oleh ancaman udara yang semakin kompleks saat ini.

Fungsi Utama: Markas baru ini akan memperkuat kemampuan operasi khusus, pengamanan pangkalan udara, dan proyeksi kekuatan udara di kawasan tersebut.

Tujuan Strategis: “Pembangunan ini merupakan investasi besar untuk masa depan bangsa, memastikan wilayah udara nasional terlindungi dan generasi mendatang hidup dalam keamanan,” tegas Panglima Divisi Arhanud.

Komandan Lanud Manuhua Biak, Marsma TNI DR. Heri Kris Drihandaka, menambahkan bahwa pembangunan dua satuan ini adalah bagian dari program modernisasi pertahanan dan reorganisasi TNI, yang merupakan mandat langsung dari kebijakan strategis negara.

Pemerintah Daerah Biak Numfor menyambut baik keputusan ini. Staf Ahli I Bupati Biak Numfor, Fransisco Olla, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan TNI AU memilih Biak sebagai lokasi strategis pertahanan.

“Kehadiran Batalyon Arhanud dan Detasemen Matra 3 Pasgat bukan hanya kebanggaan masyarakat Biak Numfor, tetapi juga wujud nyata komitmen negara memperkuat strategi pertahanan udara nasional dan menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah timur,” ujarnya.

Pembangunan markas ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan pertahanan udara Indonesia, sekaligus meningkatkan rasa aman dan pembangunan di kawasan Biak Numfor. (Rayar)

You cannot copy content of this page