NEWS  

Tokoh Masyarakat Menilai; Demo Tuntut Johannes Rettob Di Depan Kejati Dan Kejagung Terlihat Kelompok Kesasar

Wakil Ketua I Lemasko Marianus Maknaipeku Tokoh Nasyarakat Mimika(Foto:rayar)

TIMIKA| Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro(LEMASKO) Marianus Maknaipeku juga membenarkan pihaknya geram melihat akan aksi demo kemarin yang ingin merusak nama baik bupati Mimika Johannes Rettob.(14/08/2024)

Saat di jumpai awak media Marianus mengatakan tidak mengenal sejumlah orang yang melakukan aksi di depan kantor Kejati Papua dan Kejaksaan agung RI, pihaknya geram terhadap aksi aksi demo yang diduga ada dalang kepentingan politik oknum oknum sakit hati terhadap kepemimpinan Bupati Mimika yang sudah sangat baik menata birokrasi pemerintahan di Mimika saat ini,

“Kami patut curiga ada oknum-oknum yang tidak ingin Bupati Johannes Rettob menata kembali birokrasi pemerintahan di kabupaten Mimika yang selama ini buruk, kembali berjalan dengan baik”. Tegas Marianus

LEMASKO menyatakan aksi demo sekelompok orang di Jayapura dan Jakarta dengan mengangkat isu TPPU yang menyebut nama Bupati Mimika Johannes Rettob tidak mewakili suara masyarakat asli Mimika khususnya suku Kamoro dan Amungme.

Marianus membenarkan telah mendapatkan informasi terkait aksi demo kemarin yang mengatasnamakan bukanlah mahasiswa Mimika dan masyarakat asli Mimika.

“Kami (LEMASKO) sudah dapat informasi dari adik adik mahasiswa dari Mimika yang kuliah di sana mereka tidak mengetahui dan tidak ikut serta dalam aksi demo itu”.

Kami kecam terhadap orang orang yang demo itu, mereka hanya difasilitasi dan sangat kelihatan aksi itu. Kami menilai itu kelompok kesasar, sangat ketahuan sekali karena mereka bukan orang asli Mimika.

Kami juga meminta kepada lembaga Negara yang ada lebih baik segera periksa dan investigasi penggunaan anggaran di beberapa OPD pada Pemkab Mimika dengan APBD yang begitu besar namun orang asli Mimika jauh dari kata sejahtera.

“Stop menggunakan cara cara tidak manusiawi, kami masyarakat Mimika juga sudah saatnya ingin berkembang dan maju, lebih baik lembaga Negara BPK,KPK,KEJATI,POLDA PAPUA periksa saja APBD Mimika terhadap penggunaan Anggaran di beberapa OPD”.

Pihanya (LEMASKO) menegaskan tidak boleh ada pihak lain yang mengatasnamakan orang Mimika, dalam aksi demo bentuk apa pun tidak boleh kami tegaskan ya. tutupnya(rayar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page