Mimika Butuh Tambahan Dokter Spesialis untuk Tangani Kanker dan Penyakit Kritis

Ketua IDI Kabupaten Mimika Dr. Leo Pardede.

TIMIKA- Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, memerlukan penambahan dokter spesialis untuk menangani kanker dan penyakit kritis lainnya. Fasilitas kesehatan di Kabupaten Mimika dinilai sebagai salah satu rumah sakit terbaik di Papua, namun masih membutuhkan penambahan dokter spesialis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. (7/4/2025)

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Mimika, dr. Leonard Pardede, mengatakan bahwa rumah sakit di Kabupaten Mimika memiliki fasilitas yang lebih baik dibandingkan rumah sakit lain di Papua. Namun, masih ada kekurangan dalam hal tenaga medis spesialis. “Kalau dibandingkan dengan tempat lain, RSUD ini paling bagus yang saya lihat di seluruh Papua. Dari segi fasilitas, sangat keren,” ujarnya.

Dr. Leonard mengungkapkan bahwa Mimika membutuhkan dokter spesialis onkologi ginekologi untuk menangani kasus kanker serviks. “Kami butuh dokter spesialis onkologi ginekologi. Dalam setahun, bisa ada sekitar 56 kasus kanker serviks, dan banyak yang datang sudah dalam stadium lanjut,” jelasnya.

Selain onkologi, Mimika juga membutuhkan dokter spesialis lain, seperti:

– Kardiologi, untuk kateterisasi jantung
– Gastroenterologi, untuk endoskopi lambung
– THT dan Dermatologi (meskipun kasusnya tidak sebanyak kebidanan)
– Ortopedi untuk penanganan patah tulang

Dr. Leonard mendorong dokter-dokter muda untuk mengambil spesialisasi ini dengan komitmen kembali melayani di Mimika setelah lulus. Saat ini, dokter spesialis pegawai negeri di RSUD Mimika mendapatkan insentif yang cukup tinggi dari pemerintah daerah. Namun, dokter di sektor swasta belum mendapatkan dukungan yang sama.

Dr. Leonard berharap Mimika dapat memiliki pusat kanker seperti Rumah Sakit Dharmais di Jakarta. “Kami terus mendorong peningkatan SDM dan fasilitas agar masyarakat Mimika bisa mendapatkan layanan terbaik tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” tutupnya. (Lan)

You cannot copy content of this page