Keterangan: Pembukaan Kegiatan Sosialisasi JIKN & SIKN Yang Di Buka Oleh Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Mimika, Yakobus Karet.(Foto/Rayar)
TIMIKA| Dinas Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika-Provinsi Papua Tengah Mengelar Sosialisasi Pengelolaan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) Dan Sistem Informasi Kearsipan Nasional ( SIKN) Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, Kegiatan Ini Dilakukan Selama Tiga Hari (8-10 Juli 2025).
SIKN adalah Sistem Informasi Kearsipan Nasional, sebuah sistem informasi kearsipan yang dikelola oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). SIKN berfungsi untuk menghimpun dan mengelola informasi kearsipan dari berbagai lembaga pemerintah dan instansi terkait, baik arsip dinamis maupun statis. Informasi ini kemudian dapat diakses oleh publik melalui Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
Kegiatan sosialisasi tersebut, dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika Johannes Rettob yang diwakili Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Mimika, Yakobus Karet, hadiri juga sekertaris Dewan DPRK Mimika Gat Tebay.
Laporan ketua panitia Mur Tanan, A.MD mengatakan, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengelola dan menjadikan akses informasi kearsipan secara elektronik baik arsip dinamis maupun arsip statis kepada masyarakat maupun Instansi Pemerintah.

Peserta kegiatan Sosialisasi Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) 7 Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) di Lingkungan Permerintah Daerah Kabupaten Mimika terdiri dari Kasubag Kepegawaian dan staf dari masing- masing OPD dan Distrik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika serta Narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Saat sambutan Bupati Mimika yang dibacakan, arsip merupakan bagian penting akuntabel. arsip bukan sekedar tumpukkan berkas atau dokumen, melainkan rekam jejak perjalanan administrasi dan pembangunan, serta memuat nilai historis yang tinggi bagi generasi mendatang. Arsip tidak hanya berfungsi sebagai alat bukti dan sumber informasi tetapi juga sebagai memori kolektif bangsa yang harus kita kelola dan lestarikan dengan baik.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik, di era digital saat ini, pengelolaan arsip harus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi informasi untuk itu, keberadaan jaringan informasi kearsipan nasional (jikn) dan sistem informasi kearsipan nasional (sikn) yang dibangun oleh arsip nasional republik indonesia (anri) merupakan sebuah terobosan strategis dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang terpadu, modern dan dapat diakses secara luas oleh masyarakat.

Untuk itulah arsip nasional republik indonesia (anri) telah mengembangkan dua sistem utama, yakni jaringan informasi kearsipan nasional (jikn) dan sistem informasi kearsipan nasional (sikn). keduanya hadir sebagal wadah integrasi informasi kearsipan secara nasional yang memudahkan akses, pelestarian dan pemanfaatan arsip oleh masyarakat maupun pemerintah.
Melalui sosialisasi tersebut Bupati Mimika berharap seluruh perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten mimika dapat memahami pentingnya peran jaringan informasi kearsipan nasional (jikn) dan sistem informasi kearsipan di masing-masing unit kerja.
Nasional (sikn) serta mampu mengimplementasikan dalam pengelolaan arsip hadirin yang berbahagia, saya juga berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, menggali pengetahuan dari narasumber dan selanjutnya menerapkannya sebagai bagian dari informasi birokrasi dan tata kelola pemerintah yang baik.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada arsip nasional republik indonesia (anri) dan seluruh panitia atas dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan ini semoga upaya kita bersama dapat
memberikan manfaat besar dalam membangun budaya tertib arsip di kabupaten mimika”.
Kegiatan ini, tidak hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga memperkuat komitmen kita bersama untuk mewujudkan kearsipan nasional yang tangguh dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Rauda Buamona, SE.,M.Si Kepala Bidang Akusisi Pengelolaan Arsip Daerah kepada media ini menambahkan, kegiatan ini merupakan program dari kearsipan nasional indonesia, sistem baru.
“Arsip nasional, akan di update kedalam sistem, sehingga informasi ini juga dapat di lihat oleh selurah masyarakat di kabupaten Mimika”.

Arsip yang telah di kelola menjadi statis dan bernilai guna dan sejarah kabupaten Mimika akan di update kedalam aplikasi ini, juga dapat di akses kedepanya oleh semua OPD. Walaupun dengan keterbatasan SDM, Dinas terus melakukan sosialisasi sehingga kedepannya kesiapan SDM yang ada sudah bisa digunakan. “Pengimputan arsip statis yang ada di kabupaten Mimika dapat di lakukan”.ucap Rauda Buamona.
Kegiatan sosialisasi ini juga, melibatkan narasumber langsung dari Arsip Nasional Indonesia (ANRI) yakni dua narasumber (Arsiparis Animatik) DR. Rudy Syahputra, S.S.,M.A, Wihdah Asgariah.(Pewarta/Rayar)









