Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan Alice Wanma Saat Ditemui Awak Media.(FOTO/tambelopapua.com)
TIMIKA| Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Perkebunan Melalui Kepada Dinas Alice Irene Wanma, Membantah Beredarnya Informasi Salah Satu Media Online Terkait Gagalnya Program Pengadaan Bibit Umbi Bawah Merah, Hingga Mengakibatkan Kerugian (22/10/2025)
Saat di jumpai media ini dan sejumlah awak media, Alice Wanma menegaskan informasi beredar tersebut tidak benar, menurutnya proses pengadaan hingga penanaman berjalan lancar tinggal menunggu masa panen beberapa bulan kedepan.
“Pengadaan bibit itu, tahun 2025 sebanyak 2,2 ton sekitar 2.200 kg bibit umbi bawang merah untuk di tanami lahan seluas 2 hektar”,ucapnya.
Tambah ia, seluruh bibit tersebut telah diserahkan PPTK kepada kelompok tani binaan dinas tersebut, dan telah ditanam.
“Kita menunggu masa panen saja, dan dinas akan libatkan semua pihak saat panen nanti.”
Dugaan kerusakan bibit hingga mengakibatkan kerugian saat pengadaan bibit umbi bawang, Alice Wanma mengatakan. Adanya kerusakan sebagian kecil bibit karena pihak pengirim tidak memberikan ruang udara sehingga membuat bibit tersebut rusak.
“Kita cek pada saat proses pengiriman datang ada kesalahan packing sehingga membuat sebagian bibit itu rusak, namun pihak ketiga sudah menyediakan bibit pengganti 500 kilogram sehingga menganti bibit yang rusak saat perjalanan,”terang ia.
Pihanya menegaskan tidak ada kegiatan saat pengadaan bibit yang gagal, bahkan distanbun sendiri tengah menyiapkan 1 hektar guna menanam bibit pengganti yang rusak sebanyak 500 kilogram.
“Semua kegiatan tersebut kami dinas, dokumentasi seluruh kegiatan dengan baik dan sudah sesuai alokasi dana APBD tahun 2025 nilai pagu sekitar 180 jutaan,”imbuhnya.
Pihanya menyayangkan adanya pemberitaan salah satu media online, tanpa adanya konfrimasi langsung terkait hal tersebut guna memberikan informasi dan edukasi kepada publik.
“Kami (DISTAMBUN) tidak pernah dikonfrimasi terkait hal itu, sehingga kita juga kaget dengan pemberitaan tersebut.” tutup Alice Wanma.
Sebelumnua diberitan salah satu media online menyatakan. Proyek bibit umbi bawang merah bernilai ratusan juta rupiah itu diduga gagal total setelah dari total 2,2 ton benih yang dianggarkan, hanya sekitar 19 Kg yang dinyatakan layak tanam. (Ray)









