Aksi Nyata Cegah Stunting di Biak Numfor Diperkuat, BKKBN Dorong Gerakan Orang Tua Asuh (Genting)

Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang fokus pada Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kabupaten Biak Numfor.(FOTO/tambelopapu.com)

BIAK NUMFOR| Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Perwakilan Provinsi Papua menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang fokus pada Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan yang bertujuan memperkuat kemitraan pentahelix ini berlangsung di Aula Serbaguna GKI I. S. Kijne Pemda Samofa Biak, Jumat (24/10/2025).

Rakornis ini diadakan untuk menyatukan langkah dan aksi nyata, mengingat Biak Numfor, bersama Sarmi, masih berada di bawah target nasional capaian anak asuh di tingkat kabupaten, meskipun capaian total Provinsi Papua telah melampaui 138% dari target 1.027 anak asuh.

Ketua Tim Antar Lembaga Advokasi dan KIE Kemendukbangga BKKBN Papua, Swansy Sapulete, menjelaskan bahwa Genting adalah program gotong royong yang mengandalkan kepedulian dan kesukarelaan para mitra sebagai orang tua asuh.

“Tujuan dari Rakornis ini adalah untuk meningkatkan kepedulian dalam upaya pencegahan stunting, khususnya di Kabupaten Biak-Numfor,” ujar Swansy Sapulete.

Sasaran utama program ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia di bawah dua tahun (baduta), dengan fokus utama pada seribu hari pertama kehidupan. Keberhasilan program ini diharapkan dapat melahirkan “generasi emas Biak Numfor yang sehat dan bebas dari stunting.”

“Sebenarnya, ini bukan lagi sosialisasi, tetapi aksi nyata. Berbagai pihak sudah berjalan, dan kita perlu kolaborasi bersama,” tegasnya, seraya optimis bahwa capaian di Biak Numfor sudah melampaui 33% berkat upaya yang sudah berjalan.

Tanggung Jawab Bersama dan Sinergi Lintas Sektor
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKB) Biak Numfor, dr. Eddy Leonadus Rumbarar, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris DP3AKB Rita Sombuk SE, menekankan bahwa stunting adalah tanggung jawab bersama.

“Melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), kita diajak untuk peduli, berbagi, dan bergerak bersama. Setiap anak berhak tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia, dan untuk itu, kita semua tanpa terkecuali memiliki peran penting di dalamnya,” kata Rita Sombuk.

Ia menegaskan pentingnya sinergi kolaborasi antara pemerintah, BUMN/BUMD, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, karena masing-masing memiliki peran unik yang saling melengkapi.

“Saya percaya, dengan kerja bersama, Biak Numfor mampu menjadi contoh daerah yang berhasil menurunkan stunting melalui kemitraan yang solid dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan Rakornis ini diikuti oleh perwakilan Kepala Perangkat Daerah dan berbagai mitra kerja/stakeholders terkait di Kabupaten Biak Numfor. (Tom/Editor/Rayar)

You cannot copy content of this page