Pertemuan Bupati Biak dan Wakil Bupati Biak Nunfor Bertemu Pihak Garuda Indonesia.(FOTO/tambelopapua.com)
JAKARTA| Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Manokwari bersinergi melakukan pendekatan strategis ke PT Garuda Indonesia di Jakarta. Lobi tingkat tinggi ini bertujuan untuk membuka kembali rute penerbangan maskapai Garuda dengan jalur langsung Jakarta – Manokwari -Biak pulang-pergi. (18/11/2025)
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra dan Wakil Bupati Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, didampingi Anggota DPR RI dapil Papua Yan Mandenas. Pihak Garuda diwakili oleh Direktur Utama Glenny Kairupan bersama Direktur Operasi Captain Dani.
Dasar Utama: Keputusan Bandara Internasional
Bupati Markus Mansnembra, saat dikonfirmasi via telepon dari Jakarta, mengungkapkan bahwa lobi ini didasari oleh kesepahaman antara Pemda Biak Numfor dan Pemda Manokwari. Permintaan pembukaan rute ini bertujuan menjawab kebutuhan mobilitas warga, arus barang dan jasa, serta pengembangan destinasi wisata di kedua daerah.
Bupati menegaskan, dasar utama perjuangan ini adalah telah dikeluarkannya Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 37 dan 38 yang menetapkan Bandar Udara Frans Kaisiepo Biak sebagai Bandara Internasional.
“Keputusan menteri ini untuk memperkuat konektivitas udara, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membuka peluang investasi baru di Indonesia Timur,” ujar Bupati Markus Mansnembra.
Permohonan pembukaan rute ini telah disampaikan secara langsung maupun melalui surat resmi kepada PT Garuda Indonesia.
Mendorong Rute Wisatawan dari Bali
Selain rute Jakarta-Manokwari-Biak, Pemda juga mendorong pembukaan rute Denpasar -Sorong -Manokwari-Biak. Rute ini dinilai strategis untuk mempermudah akses wisatawan berkunjung ke Biak.
Bupati menjelaskan, hasil survei Bank Indonesia menunjukkan bahwa 76 persen wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat memiliki niat untuk melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Biak Numfor, namun terkendala konektivitas penerbangan.
“Kabupaten Biak Numfor memiliki ratusan potensi wisata yang luar biasa dan budaya yang sama dengan Raja Ampat. Dengan dibukanya rute penerbangan ini, justru tingkat kunjungan wisatawan ke Biak akan lebih banyak dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Bupati Biak Numfor menyampaikan apresiasi kepada manajemen Garuda Indonesia yang telah menyambut baik lobi dari kedua pemerintah kabupaten, bahkan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan membuka kembali rute tersebut, meskipun jadwal pelaksanaannya belum dapat dipastikan. (Rayar)









