Momen Foto Bersama Warga Saat Reses Tahap III Tahun 2025- Yan Pieterson Laly, ST. (FOTO/rayar)
TIMIKA|Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Yan Pieterson Laly, S.T., melaksanakan kegiatan Reses Tahap III Tahun 2025 dengan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat di Kelurahan Perintis dan Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru. (15/12/2025)
Dalam pertemuan yang berlangsung interaktif tersebut, berbagai macam keluhan dan harapan masyarakat disampaikan kepada wakil rakyatnya. Isu-isu yang mencuat mencakup masalah fundamental hingga kebutuhan mendesak untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Mimika disampaikan masyarakat. Warga menyoroti kondisi saluran air yang buruk dan meminta perbaikan drainase guna mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Persoalan pemadaman layanan listrik (PLN) yang mendadak juga menjadi keluhan, masyarakat mengeluhkan seringnya terjadi pemadaman listrik secara mendadak tanpa adanya pemberitahuan atau jadwal yang jelas, yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan usaha kecil. kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian, di mana warga masih berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menjaga keasrian wilayah.

Selain isu infrastruktur, aspirasi paling menonjol yang disampaikan oleh Ketua RT 15 Kelurahan Perintis Felix Songgonau adalah desakan agar DPRK Mimika memprioritaskan peningkatan kualitas SDM, terutama bagi Orang Asli Papua (OAP).
Masyarakat secara tegas mengharapkan agar Yan Pieterson Laly dan DPRK Mimika secara lembaga dapat mendorong dan memperjuangkan pembangunan universitas, baik universitas negeri maupun swasta berkualitas di Mimika.

“Kami harap fokus pembangunan di Mimika tidak hanya terfokus pada infrastruktur dari tahun ke tahun. Peningkatan sumber daya manusia saat ini adalah urgensi penting. Kami sangat berharap DPRK Mimika bisa serius mendorong hadirnya universitas negeri di Timika. Ini penting untuk anak-anak OAP agar mereka dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus keluar daerah,” ujar ketua RT 15 Kelurahan Timika Indah.
Dewan Yan Pieterson Laly, S.T., menyatakan bahwa semua masukan dan keluhan masyarakat telah dicatat dengan baik.

“Semua yang disampaikan, mulai dari masalah drainase, pencari kerja (pencaker), pemadaman lampu, kebersihan, hingga usulan strategis terkait pembangunan universitas, akan kami bawa dan perjuangkan di tingkat pembahasan anggaran dan kebijakan di DPRK,” tegas Yan Laly.

Ia juga berjanji akan menindaklanjuti keluhan terkait pelayanan publik, seperti pemadaman listrik, dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait. Khusus aspirasi pembangunan universitas, beliau berjanji akan mendorong agar DPRK Mimika mengalihkan fokus anggaran pembangunan yang berimbang, tidak hanya terpaku pada fisik, tetapi juga untuk pembangunan sektor pendidikan dan SDM yang lebih masif. (Rayar)









