NEWS, YPMAK  

Gubernur Kunjungi SATP : Generasi Muda Papua Harus Sekolah Dan Menjadi Pemimpin Di Negerinya

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Ketua YPMAK Dr. Leonardus Tumuka dan jajarannya, saat berfoto bersama dengan paras siswa siswi SATP pada Jumat (28/3).

TIMIKA TAMBELO-Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, Jumat (28/3 ) melakukan kunjungan di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), di SP 4 Distrik Wania, Provinsi Papua. Dalam kunjungan didampingi Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Ketua Pengurus YPMAK Dr. Leonardus Tumuka dan jajaran.

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa dan menyampaikan pesan penting kepada generasi muda Papua. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah kunci untuk menjadi pemimpin di negeri sendiri.

Ia, berharap generasi muda Papua dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi dan menjadi pemimpin yang handal. Ia juga ingin melihat generasi muda Papua menjadi agen perubahan yang positif di Papua.

Dirinya menyampaikan sambutan yang menyentuh hati. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia dan YPMAK yang telah membantunya dalam meraih kesuksesan.

Meki Fritz Nawipa juga berbagi cerita tentang perjalanan hidupnya, dari kecil hingga menjadi gubernur. Ia menekankan pentingnya tidak melupakan kebaikan orang lain dan selalu bersyukur atas apa yang telah diterima.

” Saya, berharap masyarakat Papua dapat terus bersatu dan membangun daerah dengan baik,”ucapnya.

Sementara itu Ketua YPMAK Dr. Leonardus Tumuka, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, yang didampingi oleh rombongan, di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) dan perwakilan PT Freeport Indonesia.

Penyambutan tersebut telah dipersiapkan dengan baik oleh anak-anak dari SATP, yang menunjukkan antusiasme dan kegembiraan atas kedatangan tamu-tamu penting tersebut.

Dr. Leonardus juga mengucapkan terima kasih kepada SATP yang telah menyiapkan acara penyambutan yang meriah dan menyenangkan. Kedatangan Gubernur dan rombongan diharapkan dapat memotivasi anak-anak SATP untuk terus berprestasi dan menjadi generasi penerus yang handal di masa depan.

Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) memiliki jumlah siswa sebanyak 1155 orang yang terdiri dari berbagai suku di Papua, yaitu:

  • Suku Amungme: 841 orang
  • Suku Kamoro: 124 orang
  • Suku Dani: 24 orang
  • Suku Damal: 45 orang
  • Suku Moni: 34 orang
  • Suku Mee: 31 orang
  • Suku Nduga: 6 orang

SATP sendiri merupakan sekolah berpola asrama dengan program pembelajaran berkelas internasional yang dikelola oleh Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dan lima suku kekerabatan,”katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menekankan pentingnya pendidikan dan semangat pantang menyerah bagi generasi muda Papua. Ia juga, menyoroti peran orang tua dan guru dalam membimbing anak-anak agar tetap bangkit meski menghadapi tantangan hidup.

“Ketika seorang meninggal, anak-anaknya tidak boleh ikut ‘meninggal’ dalam arti putus asa. Mereka harus bangkit dan terus bergerak maju,” pungkasnya. (Lan)

You cannot copy content of this page