Kegiatan Sosialisasi Sinergi Antara APIP dan APH Bersama Pemerintah Biak Numfor.(FOTO:tambelopapua.com)
BIAK| Pemerintah Provinsi Papua menggeber langkah nyata untuk memberantas korupsi dan meningkatkan akuntabilitas daerah. Melalui Inspektorat Provinsi Papua, sebuah sosialisasi masif digelar di Biak. (14/10/2025)
Untuk mengoptimalkan sinergi antara APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) dan APH (Aparat Penegak Hukum). Pertemuan di wilayah adat Saireri ini menjadi penanda komitmen tegas untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Acara penting yang berlangsung di Swiss-Belhotel Cendrawasih Biak ini dihadiri oleh jajaran pemimpin daerah, termasuk Plt. Inspektur Provinsi Papua Danny Korwa, Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, Wakil Bupati Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, serta Bupati Waropen FX Mote. Turut hadir perwakilan kunci dari Polda Papua, Kejaksaan Tinggi Papua, serta legislator dan kepala OPD setempat.
Komitmen Kepala Daerah, Transparansi Harus Berkonsekuensi:
Dalam sambutannya, Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, menegaskan bahwa sosialisasi ini adalah bukti komitmen pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawasan dan penegak hukum untuk menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel.
“Tentunya bahwa dalam penyelenggaran roda pemerintahan, ada pertanggung-jawaban -pertanggungjawaban yang patut kita lakukan. Tetapi juga ada konsekuensi-konsekuensi yang akan kita hadapi ketika pertanggungjawaban itu dilakukan,” ujar Bupati, memberikan penekanan bahwa pertanggungjawaban disertai risiko hukum.
Apresiasi juga datang dari Bupati Waropen, FX Mote. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan arahan jelas mengenai peran APIP dan APH, sesuai kesepakatan tripartit di tingkat nasional (Mendagri, Jaksa Agung, dan Kapolri).
“Kami mendapat banyak arahan tentang bagaimana APIP harus bekerja serta bagaimana APH dalam hal ini Kejaksaan dan Kepolisian menjalankan peran mereka sesuai kesepakatan,” ungkap Mote. Ia bahkan berjanji untuk menindaklanjuti arahan tersebut dengan mengaktifkan kembali peran APIP di Waropen.
Satu Visi untuk Tata Kelola Bersih Plt. Inspektur Provinsi Papua, Danny Korwa, menjelaskan bahwa pertemuan ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Papua untuk memperkuat fungsi pengawasan internal.
“Kami harapkan dengan kegiatan hari ini memberikan pencerahan, memberikan informasi kepada APIP, khususnya inspektur daerah bisa berkolaborasi dengan teman-teman di APH,” jelas Korwa.
Kegiatan serupa direncanakan akan terus digulirkan di seluruh kabupaten/kota di Papua, menunjukkan tekad untuk memastikan kesamaan persepsi antara APIP dan APH dalam penanganan isu-isu pemerintahan. Tujuannya sederhana membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan berintegritas. (Red)










