Berita  

Langkah Maju Pemekaran Wilayah: Tim IPDN dan Taspen Kaji 22 Kampung di Mimika

TIMIKA, tambelopapua.com| Proses pemekaran wilayah di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, terus menunjukkan progres positif. Tim kajian dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Bandung bersama pihak Taspen telah turun langsung melakukan kunjungan sekaligus studi kelayakan.

Kajian komprehensif ini menyasar 22 kampung pemekaran serta dua distrik, yaitu Distrik Mimika Utara dan Distrik Mimika Gunung. Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan wilayah, mulai dari penentuan batas antar-distrik hingga luas wilayah secara keseluruhan.

Kehadiran tim kajian ini disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Mimika Utara Jery Diwitau, S.IP.,M.Sos yang ikut mendampingi kegiatan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian serius yang diberikan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim kajian IPDN, Taspen, serta Bapak Bupati Mimika Johannes Rettob atas keseriusannya dalam memperhatikan daerah-daerah pemekaran ini,” ujarnya saat diwawancarai.

Turut hadir dalam peninjauan lapangan tersebut antara lain Plt Kepala Distrik Mimika Gunung, Plt Kepala Distrik Mimika Utara, tokoh adat dari Kamoro, serta sejumlah kepala suku. Kehadiran para tokoh ini menegaskan adanya dukungan penuh dari akar rumput terhadap rencana pemekaran.

Pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di sepanjang Jalan Trans, mulai dari kawasan Jayanti hingga ke perbatasan Deiyai, untuk tetap tenang dan sabar mengikuti seluruh tahapan yang sedang berjalan.

Masyarakat juga diingatkan agar tetap percaya pada proses hukum yang berlaku dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemekaran distrik maupun kampung akan terus diutamakan dan diproses sesuai aturan. Namun, semua ini memerlukan waktu dan harus melalui tahapan-tahapan resmi yang legal. Oleh karena itu, mari kita dukung dalam doa dan jaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Ke depan, kerja sama yang erat antara masyarakat, tokoh adat, lembaga gereja, dan pemerintah diharapkan dapat terus terjaga dengan baik demi kemajuan bersama di Kabupaten Mimika. (Ray)

You cannot copy content of this page