Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kabupaten Mimika Rusli Gunawan.(Foto:ray)
TIMIKA| Rusli Gunawan, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Kabupaten Mimika, mengatakan bawah di Tahun 2025 ini PSMTI tidak merayakan perayaan Imlek 2576 Kongzili. Namun jika ada keluarga yang ingin merayakan bisa melaksanakan secara open house dirumah masing-masing.
Sebagai ketua, meminta maaf kepada semua warga Tionghoa, dimana di Tahun 2025 ini berbeda dari tahu-tahun sebelumnya yang rutin melaksanakan perayaan Imlek.
” Walaupun begitu sesuai tradisi, Tionghoa bisa mengelar open house di rumah masing-masing,”katanya.
Gunawan mengatakan, sebagai ungkapan syukur memasuki Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika akan melaksanakan kegiatan bakti sosial.
Pihaknya akan menggelar bakti sosial pada saat perayaan Cap Go Meh yang jatuh pada 13 Februari 2024, itupun hanya difokuskan pada panti rehabilitasi di Jalan Poros SP 5.
“Kami akan melakukan bakti sosial saja pada saat perayaan Cap Go Meh,” jelasnya.
Gunawan menambahkan, Baksos merupakan wujud kepedulian dari warga Tionghoa di Mimika terhadap sesama, sebagai peruntungan di Tahun 2025, yang dalam kalender Tionghoa disebut sebagai tahun Ular Kayu.
Dimana Ular melambangkan sifat yang kompleks dan misterius dan ular kayu diartikan dengan sosok yang menawan, cerdas, dan kreatif. Namun hewan ini juga tertutup, licik, dan terkadang kejam.
Dalam mitologi mengakui ular sebagai makhluk yang dapat menyembuhkan, mempengaruhi tubuh fisik untuk beralih ke pandangan yang lebih spiritual.
“Tahun 2025 tentunya memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk menilai kembali prioritas hidup, mengevaluasi tujuan jangka panjang, dan melepaskan hal-hal yang sudah tidak relevan lagi,”pungkasnya.(redaksi)









