Niat Mendulang Emas, 2 Warga Terseret Arus Sungai Limbah.

TIMIKAPAPUA_Aktifitas warga yang yang melakukan pendulangan di sekitar area operasional pt.freeport Indonesia di Timika,Papua. Tepatnya di aliran pembuangan sisa sisa konsetrat limbah produksi perusahan raksasa tersebut di mile post 36 dan sekitarnya.

Di kabarkan menelan korban jiwa dua warga yang beraktifitas sebagai pendukang lokal di kabarkan terbawa arus sungai pembuangan limbah, Kejadian ini bukan yang pertama kali nya terjadi di Timika.

Diketahui dua pendulang lokal asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Manggarai  bernama Klemesius Darwin (24) dan Salvainus Darman (37) tewas usai terserer arus sungai di Mile 36, Kali Kabur Selasa (19/7/2022) sekitar pukul 07:30 WIT.

Berdasarkan keterangan saksi Yessi Rahalus saat itu sedang bekerja di Mile 29 bahwa dirinya melihat ada sesuatu yang terapung Mile 31 lalu menghampiri.

Saat saksi mendekat lokasi tersebut ternyata ada mayat hanyut diketahui bernama Klemensius Darwin. saksi dibantu rekan kerjanya kemudian langsung mengangkat korban ke daratan terdekat.

Tak berselang lama beberapa menit kemudian, teman Yessi  melihat ada satu mayat lagi disekitar lokasi tersebut bernama Salvinus Darman.

Pada Saat ditemukan keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia dan sudah diangkat di sekitaran Mile 21 Kali Kabur areal dulang. Sementara berdasarkan keterangan dari saksi lainnya bernama Goris Tuke bahwa, sekitar Pukul 08.00 WIT dirinya melihat kedua korban sedang menyebarng ke kali di Mile 37 dengan menggunakan 1 buah ban  (Binen). Alat yang di gunakan untuk melintasi sungai tersebut.

Tiba-tiba mereka menabrak batu di kali dan kemudian binen tersebut terbalik hingga hanyut.

Saya mencoba lari mengikuti arus namun dari tepi tanggul barat namun arus sangat deras dan saya tidak dapat menolong kedua korban.

Kapolres Mimika, saat dikonfirmasi awak media di Timika, membenarkan kejadian tersebut “Ya benar dua jenazah sudah ditemukan warga dan sudah dibawa ke Timika selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga,” tegas nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page