NEWS, YPMAK  

Tim Seleksi Diingatkan Tidak Bermain Mata Dalam Proses Seleksi Direktur YPMAK

Wakil Ketua I Lemasko Marianus Maknaipeku (Foto:tambelopapua.com)

TIMIKA| Lembaga Adat Suku Kamoro (LEMASKO) yakni wakik ketua I Lemasko Marianus Maknaipeku Menegaskan kepada PT Freeport Indonesia maupun tim seleksi kepengurusan YPMAK mendatang agar tidak bermain-main dalam proses tersebut.

Menurut Marianus apa yang di sampaikan tokoh lembaga adat kamoro terkait Direktur nantinya.tidak boleh ada intervensi pihak manapun untuk menutup kesempatan bagi putra putri kamoro untuk menduduki posisi direktur YPMAK mendatang.

“Jangan main-main, dengan apa yang di sampaikan ya. Tahun ini harus kami punya figur dari kamoro sudah siapa. Tahun ini kami punya waktu bagi putra putri kamoro dalam seleksi calon direktur ypmak”.

Menurut Marianus Maknaipeku, semua pihak harus berjiwa besar tidak boleh ada pihak pihak yang ingin mengacaukan proses seleksi nanti.

“Jangan main tunjuk,hanya karena kepentingan pihak tertentu untuk menduduki jabatan direktur nanti,kita mau proses ini berjalan baik beri kesempatan kepada anak anak kamoro tahun ini”.

Dikatakan marianus apabila hal ini tidak menjadi perhatian serius terhadap proses seleksi calon direktur ypmak mendatang, dari putra putri terbaik kamoro.dirinya memastikan kamoro akan keluar dari kelembagaan ypmak.

“Kalau kamoro tidak di beri kesempatan duduk sebagai direktur ypmak mendatang, kami pastikan akan keluar dari ypmak,ataupun kami juga bisa menutup akses operasional pt freeport indonesia di pesisir sana”.

Menurutnya semua pihak harus membuka diri,berikan kesempatan seluas luasnya kepada putra putri kamoro yang di pastikan sudah memilik SDM yang memadai untuk menduduki jabatan direktur ypmak mendatang.

“Tidak boleh ada pihak lain main mata, atau ingin merusak proses ini.kami punya putra putri kamoro SDM nya juga sudah siap jadi direktur ypmak”.tegas Marianus Maknaipeku

Marinus menilai. terlihat jelas dalam proses ini ada pihak pihak, yang tidak menginginkan putra putri kamoro sebagai direktur.

“Terlihat dari persyaratan sudah tersebarkan di media itu,terlihat menyudut ke orang lain dari kriteria yang ada. Saya tegaskan jangan main-main ya, kami tegaskan kembali oleh tim seleksi dan PT Freeport Indonesia.(rayar)

You cannot copy content of this page