NEWS, YPMAK  

YPMAK Targetkan 20 Pengusaha Baru, Suku Amungme Dan Kamoro Di Timika

Kunjungan Kerja Monitoring Pengurus- Pengurus YPMAK dan Pers Tour di Kampung Potowaiburu. (19/3)

TIMIKA, TAMBELO – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Dan Kamoro (YPMAK) Adalah Organisasi Pengelola Dana Kemitraan PT Freeport Indonesia, Menargetkan Untuk Menghasilkan 20 Pengusaha Baru Di Timika Pada Tahun 2025 Ini. (19/03/2025)

Dimana pengusaha untuk masyarakat asli suku Amungme dan suku Kamoro. Menurut Ketua Pengurus YPMAK Dr. Leonardus Tumuka mengatakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing masyarakat Papua di bidang ekonomi, terutama di sektor retail dan usaha kecil.

“Kita ingin membantu masyarakat Papua untuk memiliki kemampuan dan pengetahuan yang cukup untuk menjadi pengusaha yang sukses,” ujarnya.

Program ini akan memberikan pendidikan, pelatihan, dan bantuan dana kepada 20 orang yang terpilih untuk menjadi pengusaha baru. Mereka akan dibimbing dan diarahkan untuk mengembangkan usaha mereka sendiri.

“Kita harapkan bahwa program ini dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat Papua dan membuat mereka lebih mandiri,” ujar ia.

Ia mengatakan, pihaknya akan membantu dengan edukasi dan pelatihan, sampai bisa mandiri. Jika ada yang tidak berhasil, kita akan ganti lagi sampai minimal ada 5-6 orang yang berhasil. Kita (YPMAK) ingin mereka sustain dan tidak hanya bergantung pada dana yang kita berikan.

“Contohnya, kita (YPMAK) bisa membantu mereka membuka warung kopi di jalan, kemudian mereka bisa mengembangkan dan meningkatkan usahanya sendiri. Kita akan membantu mereka untuk membesarkan usahanya.

“Program ini ditujukan untuk 20 orang yang belum pernah berusaha atau yang pernah berusaha tapi gagal. Mereka memiliki keinginan untuk menjadi pengusaha, tapi mungkin pernah gagal. Kita (YPMAK) akan membantu mereka untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan dan membantu mereka untuk memulai kembali,” pungkasnya. (Lan)

You cannot copy content of this page