NEWS, YPMAK  

Gubernur Papua Tengah Dan Bupati Mimika Lakukan Kunker ke Kokonao

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa bersama Bupati Mimika, Johannes Rettob disambut saat tiba di SMP YPPK Lecocq D’armanville Kaokanao, Kamis (10/4).

TIMIKA, TAMBELO-Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H didampingi istrinya, Ny. Nurhaidah Nawipa, Bupati Mimika, Johannes Rettob beserta rombongan melakukan kunjungan kerja di Kaokanao, Distrik Mimika Barat, Mimika-Papua Tengah, Kamis (10/4).

Ketua Pengurus YPMAK, Drs. Leonardus Tumuka, Ph.D, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, ke YPMAK. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa orang Mimika telah membangun pendidikan di seluruh tanah Papua sejak awal.

“Pemkab Mimika, PTFI, dan YPMAK mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur hari ini. Kehadiran Gubernur ini menandakan adanya harapan baru yang dibangun secara bersama-sama untuk Papua Tengah yang lebih baik, terkhusus masyarakat Mimika yang lebih baik,” ujar Drs. Leonardus Tumuka.

Drs. Leonardus Tumuka, Ph.D, menyebutkan bahwa Gubernur Papua Tengah telah dua kali mengunjungi YPMAK, yaitu pada 26 Maret 2025 lalu dan hari ini di Kaokanao.

“Semoga dengan kunjungan ini, menjadi berkat untuk masyarakat dalam pembangunan dari kampung ke kota,”ucapnya.


Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengkampanyekan pendidikan di wilayah Mimika Barat.

” Saya mengapresiasi atas upaya Gereja Katolik, YPMAK, dan PTFI dalam membangun asrama yang luar biasa bagi masyarakat Papua Tengah,”katanya.

Gubernur Nawipa menekankan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan memastikan sekolah sampai di pinggiran, sehingga pendidikan di Kaokanao akan diterapkan sekolah sepanjang hari (SSH).

SSH ini akan berkolaborasi dengan sekolah dan asrama, sehingga terjawab apa yang menjadi tanggung jawab Pemkab Mimika, PTFI, YPMAK, dan Pemprov Papua Tengah. Gubernur Nawipa menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia emas 2045.

Gubernur Nawipa juga memastikan bahwa pendidikan gratis akan menjadi prioritas di Papua Tengah. Ia menyatakan bahwa rakyat tidak perlu khawatir tentang biaya pendidikan, karena pemerintah akan menanggungnya.

Dengan komitmen ini, Gubernur Nawipa berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Papua Tengah dan mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera,”tutup. (Lan)

You cannot copy content of this page