Koperasi Nelayan Samber Binyeri Gelar RAT Kedua, Bupati Apresiasi Komitmen Pengurus

Suasana Rapat Anggota Tahunan Koperasi Nelayan.(FOTO/tambelopapua.com)

Biak Numfor, 7 November 2025|Koperasi Produsen Samber Binyeri Maju (KSBM) yang berlokasi di Kampung Samber-Binyeri, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, sukses melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 pada Jumat (7/11/2025). Pelaksanaan RAT kedua ini menjadi bukti komitmen pengurus dalam mengelola organisasi secara profesional dan transparan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansembra, didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Effendy Igirisa, serta perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM, Florency Patabang.

KSBM Menjadi Model Kampung Nelayan Nasional
Bupati Markus Oktovianus Mansembra menyampaikan apresiasi tingginya kepada pengurus dan anggota KSBM.

“Kita patut beri apresiasi kepada pengurus dan anggota Koperasi Samber-Binyeri Maju yang sudah melaksanakan rapat anggota tahunan hari ini. Ini menandakan koperasi berjalan dengan baik dan punya semangat untuk terus maju,” ujar Bupati.

Apresiasi juga datang dari Dinas Koperasi dan UMKM. Kepala Seksi Kelembagaan dan Perizinan Koperasi, Florency Patabang, menyebut bahwa melaksanakan RAT untuk kedua kalinya dalam usia koperasi yang baru dua tahun menunjukkan keseriusan pengurus dalam menjalankan amanat undang-undang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Effendy Igirisa, menyampaikan bahwa Kampung Samber-Binyeri telah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai Kampung Nelayan Modern Unggulan.

“Kampung Samber-Binyeri ini sering disebut dalam tayangan Kementerian dan Presiden sebagai model Kampung Nelayan Merah Putih. Dari sinilah muncul gagasan untuk mengembangkan kampung-kampung pesisir lain di Indonesia,” ungkap Effendy Igirisa.

Evaluasi Unit Usaha dan Dukungan Pemerintah
Dalam sambutannya, Bupati Mansembra menyoroti perlunya pembenahan terkait unit usaha koperasi yang belum optimal, seperti kios bahan pokok hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Ia berharap RAT dapat menghasilkan solusi agar seluruh unit usaha dapat memberikan manfaat maksimal bagi anggota.

Sebelumnya, Ketua KSBM Adam Mampioper menjelaskan bahwa Samber-Binyeri telah banyak menerima bantuan program dari pemerintah pusat dan daerah, termasuk kapal, motor tempel, cold storage, hingga peralatan tangkap ikan serta pelatihan.

Adam mengakui, meskipun koperasi telah mengembangkan berbagai unit usaha seperti bengkel nelayan, sentra kuliner, dan gudang es portabel, beberapa unit usaha tersebut belum berjalan maksimal akibat kerusakan fasilitas dan keterbatasan operasional.

RAT Tahun Buku 2024 ini menjadi penegasan bahwa masyarakat pesisir Biak mampu berorganisasi secara mandiri. Pemerintah daerah berharap koperasi ini terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi bagi nelayan serta masyarakat pesisir lainnya. (Tom)

You cannot copy content of this page