DELI SERDANG, tambelopapua.com – Prestasi gemilang berskala nasional kembali diukir oleh putri terbaik asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Melisa Mayos Howay sukses menyabet gelar bergengsi sebagai Putri Otonomi Indonesia Duta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) 2026.
Malam Grand Final Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 yang mengusung tema “Dari Daerah untuk Indonesia” ini berlangsung meriah di Graha Bhinneka Perkasa Jaya, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (2/7/2026) WIB.
Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama Ibu Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, para Asisten Setda, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mimika yang hadir memberikan dukungan penuh.

Saat ditemui usai penobatan, Melisa Howay tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya setelah melewati seluruh rangkaian masa karantina hingga malam puncak. Sambil tersenyum, ia menyapa masyarakat kabupaten Mimika.
“Amolongo, Nimao Witimi, Saipa. Halo warga Timika dan seluruh masyarakat, Om, Tante, Kakak, dan Saudara semuanya,” sapa Melisa hangat dalam rekaman wawancara yang diterima media ini.
Melisa menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepad Bupati Mimika, Johannes Rettob, keluarga, tim produksi, dan seluruh masyarakat Mimika.
“Terima kasih penuh kepada pemerintah khususnya Bapak Bupati kami, Bapak Johannes Rettob, yang sudah mendukung saya penuh di kegiatan ini. Saya bangga menjadi salah satu putri Mimika yang bisa membawa nama baik Mimika di kancah nasional,” ungkap Melisa.
Ke depan, Melisa menargetkan untuk membawa nama Mimika ke kancah internasional dan siap menyuarakan aspirasi masyarakat Papua Tengah.

“Saya ingin membanggakan potensi lokal dan alam yang ada di Papua, agar semua orang tahu bahwa Mimika memiliki potensi yang mampu ditampilkan di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Keberhasilan Melisa ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf).
Sekretaris Disbudparekraf Kabupaten Mimika, Daniel Orun, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian putri daerah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami bangga karena putri daerah kami, Melisa, telah berpartisipasi dengan baik dan mengharumkan nama daerah di ajang Putri Otonomi Indonesia 2026 dengan meraih predikat Duta UMKM,” ujar Daniel Orun.
Daniel berharap prestasi ini menjadi pijakan penting untuk mendongkrak kualitas persiapan putra-putri Mimika di ajang serupa pada masa mendatang. Ia juga meminta dukungan berkelanjutan dari Pemda serta masyarakat luas, terutama dalam memberikan dukungan voting di ajang-ajang selanjutnya.

Rasa bangga luar biasa juga dirasakan oleh Carolina Howay, ibunda Melisa. Sebagai orang tua yang mendampingi Melisa di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa sekaligus model, Carolina mengaku sangat terharu.
“Sungguh hati saya sangat senang, bangga, dan terharu mendengar kabar bahwa putri kami, Melisa, berhasil meraih gelar Duta UMKM Nasional Putri Otonomi Indonesia 2026,” ucap Carolina.
Carolina menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Disbudparekraf Mimika dari Kepala Dinas hingga staf, serta seluruh masyarakat Mimika yang telah memberikan dukungan suara (voting) maupun semangat di media sosial. Lebih lanjut, Carolina menceritakan bahwa dalam ajang ini, Melisa secara aktif mempromosikan produk lokal buatan mama-mama Papua.
“Melisa telah mempromosikan karya ibu-ibu Papua, khususnya noken dan panganan lokal, hingga ke Deli Serdang. Ke depannya, kami berharap dukungan ini tidak berhenti di sini. Semoga Melisa sebagai Duta UMKM senantiasa digandeng dan dilibatkan dalam setiap kegiatan, pameran, atau acara promosi UMKM di Mimika, khususnya di Bumi Amungsa yang kita cintai,” harap Carolina.
Ia juga berharap Pemkab Mimika terus memberikan ruang bagi potensi anak-anak asli Papua agar mampu berdiri tegak dan bersaing di kancah nasional. (Ray)










