Reses ke Pesisir, Legislator Muda Gerindra Yan Pieterson Laly, ST. Salurkan 3.000 Rak Telur Dukung UPAYA PENURUNAN stunting

Reses Legislator Muda Fraksi Partai Gerindra Yan Pieterson Laly, ST Saau Reses Menemui Warga.(FOTO:Ray)

TIMIKA| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Yan Piterson Laly, ST, melaksanakan kegiatan reses tahun 2026 dengan mengunjungi warga pesisir di Kampung Jalan Trans Mioko, Timika, Papua Tengah.

Dalam Reses tersebut, legislator muda yang duduk di Komisi III DPRK Mimika ini menyerahkan bantuan sosial berupa 3.000 rak telur langsung kepada masyarakat setempat. Langkah nyata ini diambil sebagai bagian dari komitmen penanganan dan percepatan penurunan angka stunting di wilayah kabupaten Mimika. (14/7/2026)

Yan Piterson Laly menegaskan bahwa persoalan stunting bukan semata-mata menjadi tanggung jawab jajaran eksekutif atau pemerintah daerah saja. Menurutnya, seluruh elemen termasuk legislatif memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kualitas kesehatan masyarakat terjaga dengan baik.

“Persoalan stunting ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata. Komisi III juga mempunyai tugas dan fungsi yang telah diatur, sehingga kami tidak hanya melihat dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di bidang infrastruktur saja, tetapi kesehatan manusia juga harus menjadi faktor utama yang diintervensi,” ujar Yan di sela-sela kegiatannya.

Sebagai informasi, Komisi III DPRK Mimika membidangi urusan kesejahteraan rakyat yang cakupannya meliputi sektor-sektor krusial seperti kesehatan, pendidikan, sosial, kebudayaan, ketenagakerjaan, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta kepemudaan dan olahraga. Penyaluran bantuan pangan bergizi tinggi ini dinilai sangat relevan dengan fungsi pengawasan dan kepedulian komisi tersebut di sektor gizi dasar masyarakat.

Mikael manakopearu (kepala kampung persiapan) salah satu tokoh sekaligus Kepala Kampung setempat, menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung atas kepedulian nyata yang ditunjukkan oleh anggota DPRK Mimika, Yan Piterson Laly, ST. Walau Yan berada daerah pemiliham II tetapi mempunyai rasa kepedulian kepada masyarakat yang ada.

“Terima kasih kepada pak dewan, walaupun daerah ini bukan wilayah dapil II, tetapi pak yang punya rasa kepedulian yang besar kepada masyarakat kami yang ada disini,”ucapnya.

Menurut Mikael manakopearu (kepala kampung persiapan) bantuan pangan bergizi tinggi berupa telur ini sangat dinantikan oleh warga, khususnya para ibu rumah tangga demi menjaga tumbuh kembang anak-anak mereka agar terhindar dari bahaya stunting.

Pemkab Mimika Tekankan Sinergi Lintas Sektor
Upaya yang dilakukan oleh pihak legislatif ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dalam mempercepat eliminasi kasus stunting. Sebelumnya, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, dalam arahan resminya secara terpisah menekankan pentingnya melakukan evaluasi capaian kinerja program secara objektif di lapangan.

Meski data internal melalui aplikasi Elektronik -Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) menunjukkan tren penurunan stunting yang positif, Emanuel menyoroti masih adanya perbedaan persepsi koordinasi dengan data dari pihak eksternal yang perlu segera diselaraskan.
Wabup Mimika juga secara jujur meminta jajarannya untuk memetakan kantong-kantong kendala di lapangan, terutama terkait pemenuhan infrastruktur penunjang kesehatan di wilayah terluar.

“Kita harus jujur mengidentifikasi kesenjangan layanan. Tantangan geografis serta keterbatasan akses terhadap layanan dasar seperti sanitasi dan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah di 68 wilayah prioritas,” tegas Emanuel Kemong.

Guna mengatasi hambatan geografis dan layanan tersebut, Pemkab Mimika menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera meninggalkan pola kerja sektoral (ego sektoral) dan memperkuat sinergi lintas sektor.

Melalui forum koordinasi daerah, diharapkan tersusun matriks integrasi program serta rencana aksi konkret yang akan dijalankan di sepanjang tahun 2026 demi mewujudkan visi besar bersama, yakni Mimika Bebas Stunting. (Ray)

You cannot copy content of this page