news  

Setelah Mengikuti Pelatihan Selama 4 Bulan Akhirnya Siswa LPK Memperoleh Sertifikat

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Mimika, Yemi Gobai S.Sos, M.M Saat Menyerahkan Sertifikat Kepada Siswa LPK Kampung Nawaripi.

MIMIKA | Pihak pengelola Lembaga Pelatihan Kerja Kampung Nawaripi bersama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Direktur Yayasan, Politeknik Amamapare, dan Astra Motor Honda menyerahkan sertifikat kepada siswa siswa LPK kampung Nawaripi yang berhasil menyelesaikan pelatihan dengan kompetensi yang tinggi. Penyerahan tersebut dilaksanakan di Lembaga Pelatihan Kerja Kampung Nawaripi, Timika, Papua. Sabtu, 30/05/2022.

sertifikat yang diberikan ini merupakan suatu penghargaan atas pencapaian dan keberhasilan siswa Lembaga Pelatihan Kerja Kampung Nawaripi, dengan sertifikat tersebut siswa menggunakannya untuk melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang menjadi mitra dari Lembaga Pelatihan Kerja Kampung Nawaripi.

Ke depannya pihak pengelola Lembaga Pelatihan Kerja Kampung Nawaripi akan meningkatkan mutu pelatihan sehingga bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di kabupaten Mimika. Dengan demikian, siswa Lembaga Pelatihan Kerja Kampung Nawaripi siap untuk menghadapi persaingan di era globalisasi saat ini.

Pada kesempatan itu, Kepala seksi Pembinaan dan Penataan Lembaga Pelatihan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Mimika, Yemi Gobai, S.Sos, M.M mengatakan bahwa kabupaten Mimika merupakan kabupaten yang berada di dunia industri sehingga perusahaan-perusahaan besar yang berada di sini membutuhkan tenaga kerja yang memiliki potensi, kualitas yang tinggi, disiplin yang tinggi, dan tentunya memiliki dedikasi.

Lanjut Yemi, pemerintah daerah sangat mengapresiasi Kepala kampung Nawaripi membuka suatu lembaga pelatihan kerja, ini merupakan suatu inovasi dan terobosan yang sangat tajam untuk memajukan yang masih primitif dan masih dalam genggaman tradisi dan kondisi.

Kepala seksi yang akrab disapa Yemi itu mengungkapkan bahwa ada 12 LPK yang mendaftar di Dinas ketenagakerjaan dan Transmigrasi, namun hanya LPK Kampung Nawaripi yang punya perkembangan sangat luar biasa dibandingkan dengan LPK yang lain. Perkembangan ini bisa dilihat dari telah terselesaikannya pelatihan siswa angkatan pertama.

Yemi mengaku akan jika ada peluang, maka pihaknya akan mendorong siswa LPK Nawaripi yang baru saja selesai mengikuti pelatihan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan. Ia berharap siswa yang sudah berhasil mengikuti pelatihan agar bisa membuka usaha sendiri dengan bantuan dari dinas terkait.

Sementara itu, kepala kampung Nawaripi, Norman Ditubun mengatakan Pada era globalisasi saat yang kian menantang Masyarakat dalam menunjukkan kompetensi diri, maka mau atau tidak mau, suka ataupun tidak suka , masyarakat harus siap untuk membuka diri dalam menghadapi persaingan terbuka untuk merebut peluang pasar kerja.

Lanjut Norman, Dengan Lembaga Pelatihan Kerja Kampung Nawaripi bertujuan untuk membentuk karakter, mental dan pengetahuan dari Siswa sehingga sumber daya manusianya meningkat. Setelah terselesaikan proses pelatihan siswa angkatan pertama ini, Ia memastikan bahwa seluruh siswa sudah mampu untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan jurusan yang telah mereka pelajari.

Ia berharap agar de depannya pemerintah daerah terus mendukung program kampung Nawaripi tersebut sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada di kabupaten Mimika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page