Puluhan Palajar Ikut O2SN Yang Dilakukan Dinas Pendidikan Papua Tengah

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Prov.Papua Tengah Bersama Para Siswa Siswi Yang Akan Mengikuti Lomba O2SN.(FOTO/IRFANDI JUNIO)

TIMIKA|Pemerintah Provinsi Papua Tengah Melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Secara Resmi Membuka kegiatan Olimpiade Olaraga Siswa Nasional (O2SN) SD,SMP,SMA dan SMK Tingkat Provinsi Papua Tengah Pada 08 Juli 2024 hingga 12 Juli 2024 di kabupaten Mimika. kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.

Sambutan Plt  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Marthen ukago,SE,.M.Si mengatakan. Papua Tengah harus setara dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia. dalam hal ke ikut sertaan di dalam O2SN kemudian terkait dengan pelaksanaan kegiatan tersebut dapat kami sampaikan bahwa kepada adik-adik yang akan mengikuti perlombaan pada cabang olahraga.

Pertama kami minta kecintaan dan apresiasi terhadap bidang ilmu olahraga kemudian yang kedua meningkatkan kecakapan yang bersifat kolaboratif dan kooperatif, yang ketiga kami juga mengharapkan terjadi peningkatan kesehatan jasmani dan juga dapat meningkatkan akademi mutlak akademis juga kami mengharapkan menciptakan suatu kondisi yang kompetitif cara sehat.

Dapat melatih diri untuk bagaimana mempertahankan sportivitas dan tanggung jawab kemudian kami juga mengharapkan mengembangkan bakat dan minat di dalam pribadi siswa sehingga di kemudian hari kami juga akan berfikir kira-kira yang nilai bakat-bakat ini bagaimana kami bisa memberikan apresiasi berupa beasiswa baik dari SD ke SMP ke SMA kemudian dari SMK atau perguruan tinggi.

Menurutnya baru tahun yang kedua setelah provinsi ini dibentuk tetapi sebelumnya juga kita telah ambil bagian dalam kegiatan atau pelaksanaan O2SN mungkin melalui kesempatan ini. Pihaknya mengatakan akan melakukan koordinasi untuk bagaimana pemenuhan fasilitas yang bersifat mini dulu untuk sementara waktu.

Memang fasilitas sementara kami juga berfokus ke Mimika dengan Nabire karena Mimika dengan Nabire juga selain mengambil bagian di dalam kegiatan O2SN mungkin cabang-cabang olahraga tertentu kami juga menghendaki. Supaya enam kabupaten yang lain juga ikut mengambil bagian, barangkali beberapa hal ini yang dapat kami sampaikan.

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Papua Tengah, Marthen ukago,SE,.M.Si, saat di wawancarai wartawan media ini menjelaskan bawah.

“kali ini Kabupaten Nabire sama Kabupaten Mimika mimiliki jumlah peserta yang sama Kabupaten Nabire ada tiga tingkatan sekolah yang ikut sertakan SD,SMP,SMA dan SMK. SMP, SD, terdapat 35 orang masing-masing ada 5 Mata lomba”.

“SMP juga demikian 5 orang, SMA juga 5 orang, SMK juga 5 orang, jadi satu Kabupaten terdiri dari 20 orang berarti semua memiliki jumlah sama Nabire 40 orang kemudian pendampingnya juga sebanyak itu 40 orang”.

Menurutnya para siswa ini memenuhi mata lomba yaitu atletik, renang, karate, bulutangkis, kemudian pencak silat itu yang diperlombakan. kepada mereka yang mengikuti ini kami juga memberikan hadiah sebagai bentuk motiva. Dirinya juga telah mengingatkan para siswa Jangan melihat hadiahnya besar lalu Hadiah itu di salah digunakan oleh anak murid jadi juara 1 hadiahnya yang Kami kasih sebesar 10 juta juara 2 sebesar 7 juta 500 untuk juara 02SN.

Untuk kegiatan di Mimika dikatakan. Mimika mempunya fasilitas yang lengkap peninggalan dari PON XX tetapi Kami juga akan berusaha bagaimana caranya untuk menyiapkan fasilitas mungkin dari dini ke atas, karena ke depan ini dilaksanakan setiap tahun kemudian yang memiliki fasilitas lengkap ada di Mimika kami bersyukur karena perawatannya dilakukan oleh PT Freeport Indonesia.

“Dilakukan oleh pemerintah pasti ada Acuh Tak Acuh kemudian juga itu juga Mungkinkan ada keterbatasan anggaran sehingga mungkin terpeliharanya tapi setelah kami melihat fasilitas-fasilitas dari 5 cabang olahraga yang diperlombakan fasilitasnya luar biasa karena perawatannya dilakukan oleh pihak PT Freeport”.

Ditambahkanya output dari kegiatan ini untuk menciptakan atlet-atlet yang berkualitas jadi pemenang di bidang itu sehingga tidak ada yang dibilang, itu kenapa, ini menganggur atau apa seperti itu. Setelah nantinya mereka selesaikan pendidikan mereka misalnya, kalau dia sudah selesai SMA atau SMK karena bakat prestasi yang didapat ketika dia mau melanjutkan ke sekolah keolahragaan atau perguruan tinggi yang membidangi olahraga ya pasti akan di dukung penuh oleh pemerintah kiranya seperti.

Dalam ajang pendidikan ini. yang meraih juara yang akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah, untuk mereka bisa melanjutkan ke acuan tingkat nasional yang mereka bisa memperkecil sportivitas tidak mendapatkan juara tidak mengapa karena bagi kami. adalah provinsi Papua Tengah kan baru di tahun yang kedua mungkin tahun ketiga keempat harapan kami harus meraih juara. tetapi kali ini untuk tahun yang ke-2 ini harapan Kami adalah yang penting mereka bisa mengambil bagian mereka bisa menunjukkan aktivitas.(pewarta/Irfandi Junio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page