Persiapan dari Setiap Tim dan Panpel Jelang Liga 4 di Mimika Siap Bertanding

Foto: Maneger Persintan Intan Jaya, Alion Belau, Ketua Plt Askab Puncak Jaya, Eratius Gire, Donatus Emanuel  Ketua Harian Persemi, Sekretaris Panpel Liga 4, Raimondus Arnold Kelanangame.

TIMIKA TAMBELO-Persiapan dari beberapa klub sepakbola dan Panitia Pelaksana (Panpel) Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Tengah, menjelang perhelatan Liga 4 di Mimika, pada 9-16 April 2025 mendatang.

Dari tujuh tim yang akan mengikuti kompetisi Liga 4 diMimika telah menyatakan kesiapanya, baik secara finansial maupun mental pemain, sebagian tim mengaku, pernah mengikuti beberapa Liga.

Hal tersebut disampaikan pada saat workshop dan Macth Coordination Meeting yang diselengatalan oleh PSSI di lantai dua Hotel Horison Ultima, Senin (7/4/2025).

Raimondus Arnold Kelanangame, menyampaikan , terkait persiapan Liga 4, menyakut tempat pelaksanaan yang direncanakan di lapangan Wania SP 1, sudah dinyatakan siap , begitupun faslitas pendukung lainya.

“Sesuai dan keputusan, kita akan gunakan lapangan Wania Imipi saja, mulai pembukaan hingga penutupan yakni 9-16 April,”katanya.

Dimana pada pertandingan Liga 4 akan mengunakan Sistem stega kompetisi, sang juara dan Runner UP akan masuk babak final Setelah itu barulah masuk partai final untuk mencari juara 1-2,3 dan 4.

Saat ini kata Raimondus, 7 peserta sudah ditetapkan dalam kongres, yaitu, Persemi Mimika, Persido-Dogiyai, Persipuja-Puncak Jaya, Persinab Nabire, Perisintan-Intan Jaya, Persipuncak Cartenz-Kabupaten Puncak, Persidei-Deiyai dan Persemi-Mimika

Untuk total perangkat pertandingan ada 11, 3 wasit Tengah disiapkan oleh PSSI, sementara asisten wasib terdapat 2 orang, berasal dari Mimika dan Nabire

Saat ini yang tidak mengikuti Liga 4 adalah Persib Paniai, karena terkena Sangsi pada saat Liga 3

“Juara liga 4 akan mendapat 1 tiket, ke putaran nasional disitu ada 64 tim dari seluruh Indonesia akan bertanding, yang lolos 8 besar akan dipromosikan di Liga 3.

Sedangkan Emanuel Ananim Ketua Harian Persemi mengatakan pada persiapan Persemi dalam menghadapi Liga 4, akan ada perekrutan pemain sudah dilakukan sejak Maret, sehingga para pemain yang Direkrut, sudah dinyatakan siap, karena sebelumnya mereka telah mengikuti beberapa Liga salah satunya Liga soeratin dua tahun lalu, sesuai regulasi, sudah dinyatakan siap

“Jika, tidak lakukan seleksi seperti biasa, kita langsung panggil saja, karena mereka susah siap, meski ada beberapa pemain yang kita lakukan TC berjalan, dan kita sudah dapat kouta 26 pemain,” katanya.

Tentu kami juga mendapatkan dukungan dari pemerintah yaitu Askab dan juga Freeport Indonesia (FI) ,untuk sementara tempat penampungan pelaksanaan TC Persemi gunakan Hotel Rafael.

“Jadi selesai TC di Brigif 32, pemain murni lokal semua tidak ada pemain dari luar, tetapi kita juga sesuaikan dengan kebutuhan tim, jika memang diharuskan, maka akan menjadi kebijakan pelatih, tetapi koutanya terbatas,”katanya.

Manajer Persintan Intan Jaya, Alion Belau, mengatakan bahwa timnya sudah sangat siap dan didukung penuh oleh pemerintah daerah.

“Ya, saya belum tahu perkembangan tim yang lain, tetapi tim kami cukup memuaskan. Artinya, kesiapan kita sudah cukup baik. Bupati juga menyatakan mendukung 100 persen bahkan lebih dari itu,” kata Alion.

Persintan Intan Jaya memiliki beberapa pemain yang pernah mengikuti Liga 3 dan 4, sehingga mereka telah memiliki mental juara. Hal ini diharapkan dapat membantu tim dalam menghadapi kompetisi.

Sementara itu, Ketua Plt Askab Puncak Jaya, Eratius Gire, juga menyatakan bahwa timnya sudah sangat siap untuk mengikuti Liga 4. “Askab Puncak Jaya baru saja disahkan dan kami juga sudah siap untuk mengikuti Liga 4 di Timika. Semua tim belum datang, tetapi kami sudah satu minggu di Mimika, tujuannya agar pemain kami bisa beradaptasi dengan lingkungan dan daerah ini,” ucap Eratius.

Meski kondisi di Puncak sedang terjadi konflik horizontal karena adanya masalah politik, pengurus Askab Puncak Jaya bertekad agar timnya tetap bisa mengikuti Liga 4. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Puncak Jaya yang masih bisa memberikan dukungan.

“Persipuja Puncak Jaya secara resmi terdaftar sebagai klub Persipura di tingkat provinsi Papua dan secara nasional, tingkat pusat. Kami memiliki 22 pemain terbaik,”tutup. (Lan)

You cannot copy content of this page