NEWS  

Pemuda Katolik Mimika Desak Kapolda dan Kapolres Tindak Tegas Pengrusakan Lahan Gereja Keuskupan Timika

MIMIKA| Komisariat Cabang (Komcab) Pemuda Katolik Kabupaten Mimika mengecam keras tindakan pengrusakan pagar lahan milik Keuskupan Timika yang menjadi lokasi pembangunan gereja baru. (23/5/2026)

Aksi penyerobotan dan pengrusakan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab dinilai sebagai ancaman serius terhadap keamanan dan toleransi umat beragama di Mimika.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Mimika, Noris Letsoin, meminta jajaran kepolisian, mulai dari Kapolres Mimika hingga Kapolda Papua Tengah, untuk segera mengambil langkah hukum yang responsif, tegas, dan transparan.

Pihaknya mengecam dan mengutuk aksi pengrusakan fasilitas pagar di lahan sah milik Keuskupan Timika.
Meminta Kapolres Mimika dan Kapolda Papua Tengah merespons cepat kasus ini guna menangkap aktor di balik penyerobotan lahan.

Mengingatkan bahwa pembiaran kasus ini bisa menjadi preseden buruk yang memicu konflik horizontal di tengah masyarakat. Bersyukur pihak Keuskupan dan umat Katolik merespons dengan kepala dingin sehingga benturan fisik dapat dihindari.

“Kami sangat menyayangkan insiden ini bisa terjadi pada institusi gereja dan keuskupan. Untung saja penyerobotan ini terjadi pada lahan milik Keuskupan yang mengedepankan jalur damai dan hukum”.

Tambahnya jika tindakan semena-mena ini dilakukan terhadap lahan milik masyarakat adat atau personal, pasti sudah memicu konflik horizontal yang besar di Mimika. Oleh karena itu, Kapolres Mimika dan Kapolda Papua Tengah diminta melihat persoalan ini sebagai alarm keras dan segera bertindak lebih responsif sebelum situasi menjadi tidak terkendali.

Pemuda Katolik Mimika menegaskan akan terus mengawal kasus ini bersama pihak Keuskupan Timika hingga hak-hak atas tanah pembangunan rumah ibadah tersebut dikembalikan sepenuhnya dan para pelaku menerima sanksi hukum yang berlaku. (Redaksi)

You cannot copy content of this page