Kebangkitan Biak! Wakil Gubernur Papua Minta Festival Budaya Digarap Hingga Mancanegara

Moment Foto Bersama Wakil Gubernur Papua Aryoko Tumaropen Usai Membuka Festival Budaya Biak Tahun 2025.(FOTO:tambelopapua.com)

Biak Numfor, Papua|Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, secara resmi membuka Festival Budaya Biak (FBB) 2025 di Lapangan Cendrawasih, Sabtu (18/10) malam.

Mewakili Gubernur Papua, Rumaropen menegaskan bahwa FBB, yang mengusung tema “Mencintai Budaya, Memperkuat Karakter,” harus lebih dari sekadar perayaan lokal—melainkan harus menjadi ikon ekonomi yang siap “dijual” hingga ke mancanegara.

Dalam pidatonya, Wagub menekankan pentingnya festival yang berlangsung hingga 20 Oktober ini sebagai lokomotif peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan rakyat.

“FBB ini diharapkan bukan hanya sebatas wisata lokal, namun menjadi ikon bagi Biak Numfor untuk dijual hingga ke mancanegara,” tegas Wagub Aryoko Rumaropen. “Sehingga ada potensi pendapatan yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat, Pemda, dan juga Provinsi Papua. Pendapatan ini akan berdampak langsung pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.”

Sinergi Pusat dan Peluang Geostrategis
Wagub menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Biak Numfor dan jajaran atas inisiatif FBB ini. Ia berjanji bahwa Pemerintah Provinsi akan mensinergikan program ini dengan kegiatan provinsi lainnya, seperti Festival Danau Sentani, serta membangun komunikasi intensif dengan Pemerintah Pusat.

Secara khusus, Aryoko Rumaropen menyoroti letak geostrategis Biak Numfor yang memiliki nilai luar biasa. Ia mengingatkan kembali masa kejayaan Biak sebagai pintu gerbang internasional.

“Kita tahu bersama, dulu adanya penerbangan internasional yang memicu ekonomi luar biasa di Kabupaten Biak Numfor,” ujarnya. “Meski sempat terhenti karena kebijakan nasional, upaya Bupati telah memulai dengan kembali adanya penerbangan luar yang masuk Biak. Kami mengapresiasi itu.” (Red)

You cannot copy content of this page