Dok. Foto Kegiatan Disnakkeswan Distrik Jita Kabupaten Mimika-Papua Tengah. (FOTO:ray)
TAMBELOPAPUA.COM, TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) bergerak cepat menyasar wilayah pesisir guna menekan angka anak berisiko stunting. Langkah ini diwujudkan lewat penyerahan bantuan pangan bergizi di wilayah pesisir Timur, Distrik Jita, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (28/7/2026).
Distrik Jita di Kabupaten Mimika memiliki 10 kampung yakni Kampung Sempan Timur, (sebagai ibu kota distrik) Kampung Sumapro, Kampung Wapu, Kampung Wenin, Kampung Noema, Kampung Kanmapiri, Kampung Waituku, Kampung Bulumen, Kampung Wacakam, Kampung Jaitak.
Kegiatan bertajuk “Gerakan Percepatan Penurunan Angka Stunting di Kabupaten Mimika” tersebut diisi dengan penyaluran bantuan gizi berupa telur dan ayam beku yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026. Bantuan ini disalurkan secara merata kepada seluruh kepala keluarga (KK) dan balita di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakkeswan Kabupaten Mimika, Emma Kornelia Korwa, menegaskan bahwa aksi turun lapangan hingga ke daerah pesisir seperti Ipaya dan Amar dan Distrik Jita ini merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung visi dan misi Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong.
“Bupati berharap apa yang pemerintah berikan ini dapat menjadi manfaat bagi setiap keluarga, baik di Mimika Barat dan Mimika Timur. Walaupun tidak banyak, paling tidak memiliki nilai manfaat bagi mereka. Program ini akan menjadi program lanjutan yang dilaksanakan terus di daerah-daerah pantai,” ujar Emma.
Emma menjelaskan, alokasi bantuan gizi disebarkan secara menyeluruh agar tidak ada satupun anak atau balita yang terlewat dari intervensi gizi Pemkab Mimika.

Langkah cepat Disnakkeswan Mimika mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari jajaran Pemerintah Distrik Jita. Staf Distrik, Alo Yawaro, menyampaikan rasa terima kasih mewakili Pemerintah atas perhatian dan bantuan gizi yang sangat dibutuhkan oleh warga pesisir lebih khusus balita dan anak.
“Kami dari perwakilan distrik sangat berterima kasih. Memang konsumsi gizi seperti ini sangat kami perlukan di wilayah distrik,” ungkap Alo Yawaro saat ditemui di lokasi kegiatan.

Alo berharap intervensi gizi semacam ini tidak berhenti sebagai program sekali jalan, melainkan terus berlanjut secara berkesinambungan di masa mendatang.
“Harapan kami ke depan, mohon program ini bisa terus dibuat dan dilanjutkan. Kami sangat berharap bantuan gizi ini terus ada,” pungkasnya. (ray)









