Webinar Nasional Maritim Muda Papua Tengah Bertajuk, Peran Pemuda Lestarikan Lingkungan

Suasana Webinar Nasional Maritim Muda Nusantara Papua Tengah Dalam Zoom Tadi(Foto/Yulianto Adii)

TIMIKA| Memperingati hari Hutan Sedunia atau biasa disebut hari Hutan Internasional setiap tahun diperingati pada tanggal 21 Maret, merespon hari Hutan Sedunia Maritim Muda Nusantara (MMN) Prov. Papua Tengah menggelar Webinar Nasional dengan tajuk “Peran Pemuda Papua Tengah Dalam Melestarikan Lingkungan”.(21/03/2024)

Tujuannya sebagai sarana mengedukasi berbagai pihak untuk mencintai dan menjaga Hutan dan Keanekaragaman Hayatinya. Kepada media ini tambelopapua.com saat dikonfrimasi ketua (MMN) Provinsi Papua Tengah Yulianto Adii.

Ketua Maritim Muda Nusantara (MMN) Prov.Papua Tengah Yulianto Adii, dalam sambutanya saat membuka webinar tersebut mengatakan.

“Untuk menjaga kelestarian hutan dapat dilakukan dengan cara Reboisasi adalah tindakan melakukan penghijauan kembali supaya alam menjadi hijau dan biasanya dilakukan pada hutan yang sudah gundul agar mengembalikan fungsi dan kehidupan ekosistem hutan yang terganggu”.

“Metode sistem tebang pilih dilakukan dengan cara menebang pohon yang sudah tua atau menebang pohon yang hampir mati atau roboh. Sementara pohon yang muda dibiarkan untuk berkembang”.

“Menerapkan sistem tebang tanam
setiap pohon yang ditebang, maka harus digantikan dengan satu pohon yang baru. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan hutan dari kerusakan permanen”.

“Mengurangi penggunaan kertas berlebih
kertas berbahan dasar dari kayu dan kayu asalnya dari pohon, Kurangi penggunaan kertas untuk menjaga kelestarian hutan. Gunakan kertas seperlunya dan hanya saat membutuhkannya saja”.

Tidak membuang sampah sembarangan di hutan dan memberikan sanksi berat untuk perusak hutan,ada banyak orang yang secara sengaja merusak hutan secara asal-asalan.

Jika terdapat orang yang merusak hutan, maka harus diberikan sanksi berat sebagai efek jera. Hal itu juga agar tidak ada orang lain yang berani merusak hutan.tutup Yulianto

Kegiatan tersebut menghadirkan empat narasumber dan terdapat 25 orang peserta dalam webinar bertajuk lingkungan tersebut, beberpa narasumber yang menjadi pembicara sekaligus pemateri dalam kegiatan itu yakni Willem Thobias Fofid,S,.SIST,.M.Pi, yang membahas materi dalam webinar tersebut. Yakni bagaimana pemuda Papua Tengah bisa menjaga hutan dengan aman dan baik.

Pemateri kedua yakni  ISHLAHUI FIKRI,S,Pi,M,Si, yang juga membawa materi membahas tentang pola pola kelestarian Lingkungan di Papua Tengah. Pemateri ke tiga ZUFAMEQ membahas tentang bagaimana pemuda, dapat aktif dalam menjaga kelestarian Lingkungan di Papua Tengah.

Narasumber ke empat JHON F.TEBAI, membahas tentang perilaku pemuda dalam melestarikan Lingkungan di Papua Tengah.(ryr)


You cannot copy content of this page