KPU Mimika Lakukan Penguatan Kapasitas Badan Adhoc,Kesbangpol Ingatkan Pentingnya Pengembangan SDM

Foto Bersama Komisioner KPU Mimika,Perwakilan Polres Mimika,Bawaslu Mimika,Kesbangpol Mimika.(Foto:rayar).

TIMIKA| Penguatan Kapasitas Badan Adhoc Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mimika Untuk Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 Dilakukan Sore Tadi.(12/10/2024)

Kegiatan tersebut melibatkan masing-masing petugas yakni wilayah Mimika baru sebanyak 42 orang dari 14 kampung,wania 21 orang,Kuala Kencana 10 kampung petugas 30 orang,Kwamki Narama 10 kampung petugas 30 orang,Mimika timur 6 kampung petugas 18 orang.

Dikatakan Delinve Kordiv SDM KPU Mimika.Pemateri dalam kegiatan itu yakni, disampaikan oleh  kordiv hukum hironimus kia ruma,Kasat Reskrim Polres Mimika Fajar Sadiq,Kordiv Pencegahan Dan Penindakan Diana Daime saya berharap teman teman PPS dapat mengikuti materi dengan baik.tutup Delince

Bujiono kordiv data KPU Mimika dalam sambutannya,mengatakan besok ada simulasi aplikasi sirekap.

“Semua PPS kita coba karena seluruh indonesia akan mencoba aplikasi Sirekap”.

Semoga penyampaian materi oleh pemateri nanti bisa menjadi output dapat di laksananakan pada hari H nya nanti.

Tidak ada yang mencoreng nama baik atau lembaga ini,agar semua berjalan dengan koridor ataupun aturan hingga tanggal 27 november pada saat pencoblosan.

“Kami percaya KPPS bisa merekrut PPS dengan baik,sehingga tidak ada kendala di tanggal 27 mendatang”.uangkapnya

Hironimus Kia Ruma Kordiv Hukum mengatakan kegiatan penguatan kapasitas badan Adhoc akan di lakukan beberapa tahap dikarenakan terbatas ruangan yang ada.

“Akan ada tiga sesi wilayah Distrik kota Timika,Sesi selanjutnya Distrik Pesisir dan Sesi Distrik Pegunungan.terang Hironimus Kia Ruma”.tutupnya

Kasat Reskrim Fajar Sadiq mengatakan Mungkin saya akan sedikit merincikan atau lebih fokus membahas kaitan pada saat pelaksanaan pemungutan suara dan juga perhitungan suara di mana.

Banyak hal yang kemudian menjadi pemantik ataupun menjadi viral baik kalau adanya pelanggaran ataupun kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku siapa ataupun apa yang bisa kita lakukan kalau ada hal seperti itu mungkin siapa pelakunya ya teman-teman Bapak Ibu sekalian yang ada di hadapan saya ini adalah orang-orang yang kemudian ditujukan untuk mengawasi sebagai perpanjangan tangan dari teman-teman yang ada di KPU.

“ya untuk meluruskan sesuatu yang tidak betul dalam kegiatan Pemilu nantinya sehingga diharapkan tentunya untuk pelaksanaan kali ini atau di pilkada Kabupaten Mimika ini bisa berjalan dengan baik lancar aman tanpa adanya hambatan ataupun halangan dan juga tentunya masalah keamanan ya keamanan itu kan akan terganggu Apabila ada pelanggaran-pelanggaran yang kemudian merugikan sesuatu yang lainnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan itu yang mengikat kami tentunya antara tiga pilar antara Bawaslu kemudian kepolisian dan juga Kejaksaan mungkin saya biar lebih santai Saya berdiri saja pidana biasa kalau misalnya mungkin jalan-jalan di lapangan atau apa ya itu bagian dari penyelidikan penyelidikan pun banyak ada yang namanya observasi

Mewakili Kepala Kesbangpol Kabupaten Mimika Kabid. Bina Politik Dalam Negeri Lukas Luli Lasan, SE., M.Acc dalam pemaparanya mengatakan pentingnya pengembangan SDM khususnya petugas PPS.

SDM memang kita akui bahwa sistem yang dipakai oleh KPU sudah bagus, sangat bagus tapi kalau tidak didukung dengan kualitas SDM atau akhirnya nanti juga tidak memuaskan tentu saja kemarin sistem yang digunakan di suara di TPS Ternyata banyak kendala yang kita temui di mana kapabilitas SDM yang ada di TPS.

“itu masih sangat lemah mungkin belajar dari pengalaman itu KPU, komisioner KPU sebelumnya maka mereka mengambil suatu langkah untuk kebijakan untuk meminimalisir potensi-potensi di kelemahan yang ada itu dengan satu strategi yaitu peningkatan kapasitas SDM.

“Kami sampaikan terima kasih pemerintah karena pertimbangan bahwa teman-teman kalau tidak profesional tidak punya kemampuan di dalam pelaksanaan tugas pokok nanti itu akan berdampak sangat fatal teman-teman PPS.

“sebenarnya PPS punya tugas itu cukup banyak kalau saya lihat tadi Mungkin ada tugas umum itu ada 10 Kalau tidak salah tugas khusus sejak 8 yang ada nanti anda dilakukan di TPS masalah profesional”.

Teman-teman yang bertugas di TPS nanti itu harus bekerja lebih profesionalisme memang proses dalam manajemen sumber daya manusia itu banyak tahapan yang harus kita lakukan,pertama mulai dari proses perekrutannya oleh KPU melaksanakan perekrutannya kemudian.

Lanjut dia,seleksi kemudian pengembangannya teman-teman kapasitasnya kemudian mengevaluasi Bagaimana kinerja teman-teman sekalian karena proses itu teman-teman sudah teman-teman dari KPU sudah melakukan itu dengan pengalaman pada pemilu kemarin maka strategi yang di ambil sekarang mudah-mudahan teman-teman yang PPS yang dalam melaksanakan tugas di Pemilukada ini lebih baik daripada PPS sebelumnya bisa.

“Poit penting juga yakni kesejahteraan mereka(PPS) Saya yakin kalau kesejahteraan mereka diperhatikan tidak ada motivasi adanya money politik atau ada suap,rasa nyaman Makmur kita kerja dengan profesional tidak ada motivasi kita bahwa saya harus mendapat imbalan dari seseorang atau dapat sogokan”,ungkapnya.(rayar)

You cannot copy content of this page